blog post

Pertemuan nan singkat tersebut banyak membicarakan tentang konsep pendidikan di Jepang. Dalam kesempatan itu Ketum PPWI Wilson Lalengke dan Katsujirro Ueno akhirnya diminta oleh pihak Yayasan Ahlusunnah menjadi konsultan dosen di STKIP, STIT Ahlussunnah

“Saya siap mengabdikan diri dan ilmu pengetahuan saya untuk STKIP/STIT Ahlusunnah Bukittinggi,” kata Katsujiro Ueno dan Wilson Lalengke.

Hal tersebut ternyata disambut baik oleh Ketua Yayasan. Kesimpulannya Ketua STKIP, STIT dan Yayasan Ahlussunah Drs. Fikri, M. Pd dengan jajaran telah sepakat, bahkan Ketum PPWI dan Sekjen PPIT juga diminta untuk menjadi dosen tamu di perguruan tinggi yang sudah berdiri sejak 34 tahun lalu itu.

Menurut rencana, STKIP, STIT Ahlusunnah Bukuttinngi, pada minggu ke-2 bulan September 2015 ini bakal menggelar Seminar Internasional. Selain menghadirkan Katsujiro Ueno, seminar juga akan mendatangkan pembicara dari Maroko, dengan tema seputar tentang profesi guru, dosen, dan mahasiswa dengan tema besar “Rahasia Guru Super”.

"Untuk tema dan tajuk seminar masih belum kita finalkan, karena kegiatan ini akan dikerjasamakan dengan DPD PPWI Sumbar, media masa dan komunitas lainya, dan ini sedang kita sepakati," kata Wakil ketua Yayasan Yosi didampingi Humas.

  • Bagikan